Aku mulai terbiasa menelan pahit kopi
yang kau seduhkan pada malammalam ketika bayang bertandang...
Aku mungkin terbiasa mengunyah getir kerinduan yang kau sajikan dalam pinggan pengharapan...
Apa lagi?
Bukankah tlah disepakati,
berdua kita merenda sunyi?
Tak peduli tatkala jengkrik, tokek dan katak berdendang sendiri...
Dan kini berapa pekan menjeda sudah...
Kekasih oh kekasih..
Rasaku tiada mengenal musim..
Rasaku tiada mengenal waktu..
Tapi rasaku paham keduanya ..
Rasa yang rasa...
Selokan Mataram (Yogyakarta), Maret2007
