Halaman

Jumat, 11 Oktober 2013

CEMBURU


Hujan dimalam kelabu
Berdiri terpaku diteras rumah itu
Asaku luruh persatu Dan kau
Masih setia mengeja aksara
Giat berkutat dengan angkaangka
Atau sibuk dengan jelitanya lukisan baru itu
Ahhhh
Aku malu harus cengeng
Biar saja kutitipkan gelora cintaku
Pada hujan
Pada aksara
Pada angkaangka
Pada lukisan cantikmu
Dan padaNya
Cemburuku tlah membatu
Kubiarkan rinduku berlalu 


Karimun, Januari 2012 

Masih saja mendung
meredup pada senja tadi
pelangi-pelangi tiada indah
membisu sejuta hampa

Entah hati dan jiwa
ikut sama membungkam
menebas geram
di atas awan kusam

Tersembab arus
mengucah lecah
berakau semak pilu
di haluan ombak sakau.